1.
Eavesdropping
Eavesdropping adalah tindakan intrepsi yang
dilakukan secara realtime tanpa melakukan otoritasi terhadap data komunika
korban. Tindakan ini dilakukan untuk mencuri data yang dikirimkan melalui
jaringan.
2.
Snooping
Snooping adalah sebuaj tindakan tanpa
melakukan otoritasi. Tindakan ini
dilakukan dengan cara melihat email korban pada monitor yang lebih canggih.
3.
Spoofing
Spoofing adalah tipuan yang memalsukan IP
Adress untuk memasuki sebuah jaringan. Lalu kemudian sang hacker akan melakukan
serangan pada jaringan yang sudah berhasil disusupi.
4.
Email Spoofing
Email Spoofing adalah tipuan yang
memalsukan Email Header lalu mengirimkan email kepada korban. Email itu akan
berasal dari seseorang yang bukan dari pengirim sebenarnya.
5.
Phising
Phising adalah sebuah tindakan yang
dilakukan dengan cara mengajak korban untuk memberikan data-data penting dalam
sebuah situs palsu.
6.
Pharming
Pharming adalah bentuk lain dari phising.
Sama halnya dengan Phising, Pharming mengajak korban untuk menuliskan data-data
penting milik korban. Namun Pharming sedikit berbeda dengan Phising, Pharming
melakukan nya dengan membajak DNS (Domain Name Service).
7.
Cookies
Cookies tidak terlalu berbahaya karna tidak
melakukan sesuatu seperti virus.
8.
Spyware
Spyware adalah sebuah jaringan yang di
unduh secara diam-diam melalui web. Spyware dapat mencuri data rahasia yang
sangat penting milik korban seperti keystroke, IP Adress, Password, Alamat
email, dan lain-lain.
9.
Adwer
Adwer adalah bentuk lain dari Spyware. Adwer akan menggawasi aktivitas online,
seperti belanja online lalu akan memasang iklan iklan yang akan memancing
korban.
10.
Browse Hijacker
Browse Hijacker adalah browse yang berbentuk
Home Page, hal ini dapat mengganggu aktifitas korban.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar